was successfully added to your cart.

BENGKULU,Visitbengkulu.net – Pernah mendengar istilah manusia Hobbit?  Iya tentunya istilah manusia ini sering kita temui dalam Film Harry Potter. Namun dalam kenyataannya manusia mini ini bisa kita jumpai di Bengkulu. Ada dua kabupaten yang menjadi tempat bermukim manusia mini, kabupaten itu adalah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur. Dalam bahasan ini kita lebih spesifik membahas Kabupaten Kaur dihuni orang bertubuh kecil.

Sebuah daerah yang masih banyak dihuni manusia mini atau lebih tenar jika kita sebut kampung orang mini.  Lebih jelasnya dari Kabupaten Kaur dihuni orang bertubuh kecil adalah Kecamatan Kaur Utara, Padang Guci Hilir serta Padang Guci Hulu yang memiliki keunikan manusia dengan tinggi badan di bawah rata-rata manusia normal. Asal muasal manusia mini ini ternyata masih mempunyai garis keturunan dengan manusia mini yang ada di  Kedurang, Bengkulu Selatan.

Awalnya warga Kabupaten Kaur dihuni orang bertubuh kecil berasal daerah Kedurang melangsungkan pernikahan dengan warga dari tiga kecamatan tersebut. Rata-rata dari hasil perkawinan ini, gen perempuan dari Kedurang menurunkan garis keturunan manusia mini ke warga tiga kecamatan tadi, maka mulailah keturunan manusia mini di Kabupaten Kaur. Rata-rata jenis kelamin perempuan yang tetap terlahir mini. Sungguh fenomena unik sekaligus butuh perhatian.

Rata-rata warga Kabupaten Kaur dihuni orang bertubuh kecil berukuran 120 cm untuk manusia dewasa. Kebanyakan mereka mengandalkan tenaga sebagai tenaga kerja di persawahan guna mempertahankan hidup keluarga. Lokasinya jauh dari hingar-bingar kemajuan. Hal ini dapat terlihat dari jalanan menuju lokasi mereka yang masih sangat menantang dengan jalan aspal penuh lubang, sempit dan banyak sekali ditumbuhi belukar yang  mengancam keselamatan siapa saja yang lewat.

Kehidupan warga Kabupaten Kaur dihuni orang bertubuh kecil sangat sederhana. Mereka mengaku pasrah dengan takdir mereka yang terlahir dengan ukuran kecil. Secara otomatis hidup mereka hanya bisa memenuhi kebutuhan hidup dengan apa adanya. Banyak rumah mereka yang sudah lapuk dimakan usia. Banyak juga yang merasa minder dengan keadaan tubuh mereka. Jadi tak jarang ditemui bujang atau perawan yang sampai tua tidak menemukan jodohnya. Kalau ada ya dari yang seukuran saja.

Mereka juga minder untuk bergaul dengan manusia dengan ukuran normal. Mereka merasa tersisih, karena banyak yang pesimis dengan kempuan manusia mini seperti mereka. Dibutuhkan perhatian serta penanganan khusus dari pemerintah kepada orang mini dari Kabupaten Kaur yang unik.

Author visitbengkulu

More posts by visitbengkulu

Leave a Reply

Kontak kami 082372455559

kontak Visit Bengkulu